(Definisi,Pembelajaran,Cara Mengajarkan) Matematika Pada Siswa

(Definisi,Pembelajaran,Cara Mengajarkan) Matematika Pada Siswa - Pendidikan merupakan hal paling utama dalam kehidupan seseorang yang ingin mencapai cita-cita. Salah satu pendidikan yang mulia adalah menjadi seorang guru. Guru tidak hanya satu namun begitu banyak jenis guru seperti Guru Matematika. Namun kita akan bahas seperti judul diatas yaitu apa definisi Matematika, apa pengertian pembelajaran Matematika, dan bagaimana cara mengajarkan matematika kepada siswa disekolah. Berikut merupakan penjelasan selengkapnya:

  • Definisi Matematika?

Menurut Kline (1973) mengatakan bawha Matematika adalah sebuah makalah penelitian tentang pola dan hubungan, jalan atau pola berpikir, suatu seni, bahasa dan alat-alat. Sedangkan definisi matematika menurut Abdurahman (2003: 252) adalah bahasa simbolis yang fungsi praktisnya untuk mengekspresikan hubungan-hubungan kuantitatif dan keruangan sehingga fungsi teoritisnya adalah untuk memudahkan berfikir

  • Apa pengertian pembelajaran Matematika?


Pengertian Pembelajaran matematika adalah suatu proses interaksi belajar mengajar pelajaran matematika yang dilakukan antara guru dan murid kelas yang mana, proses tersebut merupakan sebagai suatu sarana atau wadah yang berfungsi untuk mempermudah berfikir didalam ilmu atau mengenal konsep-konsep abstrak.


  • Cara mengajarkan matematika agar mudah dimengerti siswa?

1. Mengajarkan matematika dengan konsep yang benar

Seperti yang kita ketahui bahwa matematika adalah ilmu yang abstrak, jadi pemahaman konsep yang benar tentang materi yang akan/sedang diajarkan menjadi kunci sukses bagi guru dalam membuat siswa paham tentang materi tersebut.

 Misalnya saja konsep tentang bilangan/angka, sebut saja angka”1” merupakan sebuah lambang bilangan sedangkan “satu” merupakan nama bilangan sehingga agar konsep tentang satu tersebut bisa dikonkretkan maka dibutuhkan media/alat peraga untuk menjelaskan pada siswa.

Misalnya saja kita mengambil satu biji pisang/apel/rambutan untuk berusaha mengubah nilai satu yang tadinya abstrak menjadi lebih konkret. Sehingga konsep tentang nilai angka satu tersebut bisa dipahami siswa, jika dalam pelajaran lain menggunakan tagline kontekstual maka dalam matematika kita gunakan tagline konseptual yakni dari suatu konsep nyata dan telah dimenegerti siswa menuju konsep yang abstrak

2. Mengambil contoh media/alat peraga yang dekat dengan kehidupan siswa

Selanjutnya tips dalam mengajarkan matematika agar siswa dengan mudah mengerti yakni dengan menggunakan peraga/penggabaran yang lekat dengan kehiupan siswa, misalnya saja ketika sedang mengajarkan tentang persegi panjang maka media/peraga yang konkret yang bisa gunakan yakni dengan menunjukan bentuk papan tulis (papan tulis biasanya berbentuk persegi panjang) atau permukaan meja belajar siswa (biasanya juga berbentuk persegi panjang)

Atau misalnya saja dalam mengajarkan materi segitiga, maka dengan memperlihatkan atap rumah bagian depan/sekolah maka pasti akan konkret/nyata sehingga siswa dengan mudah akan memahami tentang materi tersebut. Selanjutnya jika mengajarkan materi tentang bangun ruang maka tidak ada salahnya menjadikan ruang kelas anda sebagai medianya.

3. Aplikasikan model, metode, teknik dan pendekatan yang benar

Selain itu yang mesti diperhatikan oleh guru adalah penerapan model, metode, teknik dan pendekatan yang benar dan sesuai dengan materi yang diajarkan. Model, metode, teknik dan pendekatan yang tidak sinkron dengan materi pelajaran matematika justru menyebabkan disorientasi tujuan pembelajaran.

Cobalah mengunakan model, metode, teknik dan pendekatan yang memiliki bentuk “games/permainan” agar pembelajaran bisa mejadi lebih menyenangkan bagi siswa. Sehingga hal ini dapat membantu mindset siswa yang dulunya menganggap pelajaran matematika merupakan sebuah mata pelajaran yang membosankan, akan lebih menjadi lebih positif dengan mata pelajaran matematika yang menyenangkan.

4. Mengukur pemahaman awal siswa

Salah satu hal yang bisa membuat pikiran/semangat siswa buntu adalah materi yang diajarkan membuatnya gagal paham diawal materi alhasil pada materi-materi selanjutnya siswa terlanjur tidak mengerti. Maka dari itu sangat penting untuk menggali atau mengecek pemahaman siswa tentang materi yang akan diajarkan.

Misalkan ada beberapa siswa masih belum sepenuhnya paham akan materi sebelumnya, yang terkait dengan materi yang akan diajarkan, maka tidak ada salahnya sedikit merefleksi materi tersebut. Agar materi yang akan diajarkan bisa disinkronkan dengan pemahaman siswa dengan begitu pemahaman siswa bisa jadi lebih sistematis.

5. Memotivasi siswa agar melihat pelajaran mtematika sebagai sebuah tantangan bukan rintangan

Penanaman mindset yang tepat pada siswa akan berimplikasi bersar terhadap paradigma siswa terhadap mata pelajaran matematika tersebut, sehingga sangat penting untuk memberikan motivasi maupun inspirasi yang bisa membangkitkan semangat siswa untuk belajar matematika

Salah satu caranya yakni dengan mensugesti siswa bahwasanya matematika bukanllah rintangan yang sulit untuk dilalui melainkan sebuah tantangan yang siap untuk ditaklukkan, dengan begitu siswa menjadi lebih termotivasi untuk belajar matematika.

Belajar Matematika siswa di sekolah


6. Teori dan praktik

Agar siswa mudah mengerti dengan pelajaran/materi matematika yang sedang diajarkan maka yang diharus dilakukan yakni dengan menyeimbangkan antara teori yang diajarkan dengan praktik/latihan mengerjakan soal-soal matematika, seperti sebuah ungkapan “practice make is perfect”.
Dengan senantiasa mengiringi materi pelajaran dengan praktek aplikatif maka siswa akan lebih mudah mahamami dan mengetahuan yang diterima akan lebih bermakna.

7. Memberikan waktu Jedah/istirahat

Berhubung matematik marupakan ilmu yang berhubungan erat dengan rumus-rumus, angka-angka maka disarankan untuk melakukan perenggangan atau refreshing setiap kali satu pokok bahasan telah selesai diajarkan.

Hal ini bisa membuat pikiran siswa tidak terlalu tegang/stress ketika sedang menerima materi pelajaran, 4-5 menit bisa mejadi waktu yang cukup lama dalam merecovery pikiran siswa. Agar pikiran siswa bisa kembali fresh dalam menerima materi pelajaran matematika yang sedang diajarkan.

8. Evaluasi diakhir pembelajaran

Untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pelajaran matematika yang anda ajarkan bisa dilakukan dengan memberikan evaluasi diakhir pelajaran, tingkat pemahaman siswa akan tergambar pada hasil evaluasi tersebut dan jika masih ada siswa yang belum sepenuhnya memahami materi bisa dilakukan sesi tanya jawab di akhir pembelajaran.

2 Responses to "(Definisi,Pembelajaran,Cara Mengajarkan) Matematika Pada Siswa"

  1. makasih pelajaran sangat bermanfaat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih atas masukkanya, semoga bisa bermanfaat lagi

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel